Menu

PUSKESMAS II DENPASAR SELATAN TERAPKAN SISTEM MANAJEMEN MUTU ISO 9001:2008

  • Senin, 01 Maret 2010
  • 2483x Dilihat
Denpasar, Puskesmas II Denspasar Selatan (Densel), Provinsi Bali, berhasil meraih Sertifikat ISO 9001:2008. Kepala Puskesmas II Densel dr. A.A. Ayu Agung Candrawati di Denpasar, Selasa, menyatakan, keberhasilan puskesmasnya meraih sertifikat itu akan mendorong kinerja puskemas agar lebih profesional dalam memberikan pelayanan bagi 35.000 masyarakat di empat desa yang menjadi wilayah tanggung jawab pelayanan. Berbicara di hadapan Tim Penilai Lomba Citra Pelayanan Prima Tingkat Provinsi Bali, Candrawati menyatakaan, berdasarkan hasil survei indeks kepuasan masyarakat (IKM) hingga bulan Juli 2009 mencapai angka 84,6 persen. Survei IKM ini melibatkan 150 orang responden dengan sistem langsung memberikan usul saran, telepon, dan kotak saran. "Meskipun kepuasan masyarakat sudah mencapai 84,6 persen yang masuk katagori baik, tapi kami yang didukung empat dokter umum, tiga dokter gigi, tujuh perawat dan tiga Puskesmas Pembantu selalu melakukan pembenahan dibidang pelayanan," katanya. "Rata-rata kunjungan pasien ke Puskesmas II Densel mencapai 200 orang perhari. Kami melakukan 16 jenis pelayanan, dan merupakan satu-satunya unit pelayanan kesehatan sejenis di Bali yang menyediakan pelayanan infeksi menular seks dan VCT (Voluntary Counseling and Testing) terhadap penyandang HIV/AIDS," katanya. Wali Kota Denpasar IB Rai Dharmawijaya Mantra dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Wakil Wali Kota Denpasar I Gusti Jaya Negara menegaskan bahwa masyarakat yang sehat, akan mampu menciptakan sumber daya manusia yang handal. "Sehingga dengan sendirinya masyarakat tersebut akan dapat memenuhi kebutuhan hidupnya, dan akhirnya akan bermuara pula terhadap kesejahteraan ekonomi yang merata, adil dan berkesinambungan, apalagi terjadi peningkatan aksesibilitas penunjukan penguatan managemen pelayanan Puskesmas melalui sertifikasi ISO 9001:2008 ini," kata Jaya Negara. Dia menyatakan, langkah-langkah perbaikan manajemen pelayanan publik harus terus diupayakan. Secara umum dan telah membuahkan hasil yang cukup menggembirakan, karena Pemerintah Kota Denpasar telah mendapatkan apreasi yang tinggi dari KPK dalam hal integritas publik. "Skor yang kami peroleh mencappai tertinggi, yaitu 7,48," katanya. Ketua Panitia Penilai Provinsi Bali, Wayan Sudana, menyatakan ada empat aspek yang menjadi acuan penilaian dalam pemberian pelayanan prima kepada masyarakat. "Itu adalah visi dan misi, motto pelayanan, prosedur pelayanan, dan kesiapan sumber daya manusia dalam memberikan pelayanan. Yang paling pokok adalah tanggapan masyarakat terhadap pelayanan terebut. Sedangkan Tim Penilai berasal dari Universitas Udayana, YLKI, dan unsur birokrasi," katanya

Berita Terpopuler